Sunday, February 9, 2014



Setelah rinai, tak ada suminar mentari yang mungkin masih ingin menunda tugasnya.
Ku berharap jika matahari enggan memenuhi janjinya setidaknya hadir dalam pelukan gumpalan mega.
Tak perlu terlalu terang karena aku suka hujan, menyukai aroma tanah yang sembab.
Pun aku mencintai setiap tetesan yang tersisa pada helaian daun dan diam-diam menikmatinya melalui jendela dan sesapan secangkir hitam dan sebuah rerasa

No comments:

Post a Comment