Kuurai kuning dan merah pada jingga senja tuk ku pintal
kembali pada pada dinding malam
Helaian kain ini tak jua tuntas sebab rasa masih sibuk
mengeja peta perjalanan yang kelabu arahnya
Tlah kubiarkan ego menguasai lautan jiwa hingga nurani
tersudutkan pada palung tersunyi yang kumiliki.
Dan sudah seharusnya semestapun rebah tuk segala pertanyaan
dan biarkan jiwa mencari sendiri jalannya
: pulang

No comments:
Post a Comment