Sunday, February 9, 2014

Kuurai kuning dan merah pada jingga senja tuk ku pintal kembali pada pada dinding malam
Helaian kain ini tak jua tuntas sebab rasa masih sibuk mengeja peta perjalanan yang kelabu arahnya
Tlah kubiarkan ego menguasai lautan jiwa hingga nurani tersudutkan pada palung tersunyi yang kumiliki.
Dan sudah seharusnya semestapun rebah tuk segala pertanyaan dan biarkan jiwa mencari sendiri jalannya

: pulang

No comments:

Post a Comment