Tolong pergi
Ketika kelebat bayangmu hadir pada
senyap, kembali kurasa udara terluka
Ketika nyata itu tertatap, kembali
jejak purba remah terbaca
Ketika nyanyian pilu menuntun pada
ratap, kembali langit runtuh menerpa
Taukah kau aku telah teguk kepedihan
itu dimana masa tak kuasa mengakhiri
Taukah kau aku telah letih menjadi
serpihan dimana aksara tak mampu melerai
Taukah kau aku ingin kau mengabu
lesap dimana bayangmu tak lagi mampu memburamkan hari
Taukah kau aku ingin kau biarkan ku
disini karam bersama sunyi, airmata dan mimpi
: tolong pergi

No comments:
Post a Comment